Tips Menghasilkan Foto Prewedding Keren

Tips Menghasilkan Foto Prewedding Keren

Dalam melakukan semua jenis permotretan, tentunya semua perlengkapan perlu dipersiapkan. Baik mulai dari lokasi, busana, tata rias, atribut dan lain sebagainya. Lantas bagaimana tips agar berhasil menghasilkan foto prewedding keren yang perlu dilakukan oleh calon pengantin dan fotografer? Warna Indonesia Photo punya solusinya.

5 Tips Agar Foto Prewedding Keren

Prewedding bisa dikatakan sebuah kewaiban sebelum resmi menjadi sepasang suami istri bagi sebagian orang. Selain mengandalkan keahlian dari fotografer, sebagai calon pengantin, Anda juga ikut serta berperan agar pemotretan berhasil memperoleh foto yang memuaskan. Inilah tipsnya:

1. Mengutamakan Ekspresi

Ekspresi orang di dalamnya menjadi komponen penentu berhasilnya pengambilan suatu foto. Begitu juga ketika fotografer sedang mengambil gambar prewedding. Mereka perlu mengarahkan dengan baik agar kedua pasang calon pengantin dapat berekspresi sesuai konsep serta busana yang digunakan.

Untuk lebih mudahnya, Anda bisa membicarakannya sebelu sesi pemotretan bersama fotografer sehingga terjalin kedekatan. Nantinya ketika mereka memberi arahan berekspresi, dapat berjalan dengan baik. Calon pelanggan perlu mengonsultasikan mengenai konsep agar sesuai harapan.

2. Memperhatikan Pemilihan Lokasi

Selain ekspresi, pemilihan lokasi dalam pemotretan prewedding juga menjadi faktor utama lainnya. Biasanya calon pelanggan akan mempunyai banyak pilihan sehingga perlu dikonsultasikan bersama fotografer. Anda harus memperhatikannya sesuai arahan mereka agar mendapatkan yang terbaik.

Poin yang paling penting yaitu lokasi harus dipilih tidak terlalu ramai dari banyak orang agar pemotretan bisa berlangsung cepat tanpa adanya gangguan apapun. Selain itu juga perlu disesuaikan dengan konsep serta busana dari kedua calon pengantin supaya terlihat serasi.

3. Memperhatikan Waktu Pemotretan

Selain penentuan lokasi, waktu pemotretan juga menjadi penentu berhasilnya foto prewedding keren. Fotografer sebaiknya menjadwalkan pada saat matahari terbit sampai terbenam. Terutama jika dilakukan secara outdoor yang harus membutuhkan sumber cahaya bukan dari dalam studio foto.

Bahkan pemotretan secara outdoor biasa dilakukan saat matahari tepat tengah terbit. Tujuannya untuk mendapatkan cahaya yang hangat sehingga tidak menyebabkan kedua pasangan calon pengantin dan fotografer merasa kepanasan ketika sesi pemotretaan tengah berlangsung.

4. Memperhatikan Pose yang Digunakan

Anda harus memilih pose yang sesuai dengan konsep dari pemotretan. Disini, peran fotografer sangatlah besar. Gerakan tangan sedikitpun sangat mempengaruhi hasil foto nantinya. Jadi kedua pasangan dan para crew perlu bekerja sama demi keberhasilan saat pengambilan gambar.

Pose adalah unsur utama dari gambar. Orang-orang akan memperhatikannya pertama kali saat melihat foto prewedding. Gerakan anggun dan formal tentu cocok jika menggunakan tema elegan sedangkan gaya seolah-olah melompat atau menggambarkan kebahagiaan sesuai dengan konsep casual.

5. Memperhatikan Gerakan Candid

Selain mengunakan pose dan melihat ke kamera, mengambil gambar secara candid juga sering dilakukan karena memiliki keunikan tersendiri. Para fotografer perlu memberikan arahan kepada kedua calon pengantin agar bergerak seolah-olah terlihat seperti alami tidak sedang dibuat-buat.

Meskipun memang susah dilakukan, namun pengambilan gambar secara candid harus menjadi keahlian tersendiri bagi para fotografer. Contohnya gerakan kecil seperti berbincang sambil berjalan atau tertawa lepas sembari merangkul pasangan. Hal tersebut cukup sulit jika klien terlihat kaku.

Itulah kelima tips yang bisa dicoba bersama fotografer demi membuat foto prewedding keren. Meskipun terasa susah sekaligus gampang, keduanya perlu bekerja sama dengan baik. Bagi Anda sedang mencari jasa fotografi segala acara, maka dapat menghubungi langsung Warna Indonesia Photo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *